AYAM BAKAR TALIWANG

Ditulis pada Senin, 01 Mei 2017 | Kategori: Kuliner Khas Lombok | Dilihat 2190 kali

Anda yang merencanakan berlibur atau saat ini sedang berada di NTB, khususnya pulau Lombok, haruslah merasakan kelezatan kuliner khas Lombok yaitu “ Ayam Taliwang”. Kuliner yang berasal dari Desa Taliwang , Kabupaten Sumbawa Barat ini salah satu kuliner yang sudah menasional. Di Jakarta, sudah banyak resto-resto yang menyajikan menu Ayam Taliwang. Terkenal dengan rasanya yang super pedas, dijamin kuliner ini akan meninggalkan kesan mendalam di hati dan perut Anda.

Ayam yang digunakan untuk meracik masakan ini adalah ayam kampung yang masih muda, biasanya umur 3 sampai 5 bulan saja. Ini agar dagingnya masih empuk dan gurih. Menu Ayam Taliwang ini terdiri dari 4 macam, yakni ayam bakar, ayam pelecingan, ayam goreng dan ayam bakar madu. Keempat varian menu Ayam Taliwang ini menggunakan komposisi bumbu yang sama dengan ramuan khas. Anda penikmat kuliner akan memperoleh cita rasa yang paling sesuai dengan selera.

Ayam Taliwang ini disajikan secara panas (serve hot), seporsi biasanya 1-2 ekor ayam kampung berukuran kecil hingga sedang. Kuliner ini disajikan dengan 2 masakan khas Lombok lainya, yakni Pelecing Kangkung dan Beberok. Beberok adalah lalapan mentah yang terdiri dari chop (bahan sayuran yang dipotong kecil) kacang panjang muda dan terong ungu bundar dan dicampur dengan sambal. Sementara, Pelecing Kangkung berbahan kangkung Lombok special yang gurih dan enak yang di masak, lalu dilumuri sambal pedas.

Ciri khas kuliner Ayam Taliwang ini adalah super pedas. Tapi bagi Anda yang tidak tahan dengan rasa pedasnya, bisa memesan dengan bumbu setengah pedas atau sekedar pedas. Harga seporsi Ayam Taliwang antara Rp 22 – 40 ribu, tergantung dimana Anda membelinya. Jika Anda membeli di pedagang kaki lima, harganya Rp 22 – 25 ribu, di Lesehan harganya Rp 30 – 35 ribu, dan di hotel Rp 35 – 40 ribu.

Anda yang ini berburu kuliner Ayam Taliwang ini bisa datang ke lesehan-lesehan yang tersebar di beberapa titik kota Mataram, seperti Sayang-sayang, Sekarbela dan Cakranegara. Kuliner ini juga bisa Anda temui di pedagang kaki lima yang berjejer di pinggir-pinggir jalan mulai sore hingga tengah malam. Pusat pedagang kaki lima yang menjual kuliner ini ada di sepanjang jalan Pejanggik Cakranegara dan Kota Tua Ampenan.

Anda juga bisa berkunjung ke kampung kuliner Ayam Taliwang di kelurahan Karang Taliwang, Cakranegara, Kota Mataram. Kampung ini dihuni bukan asli masyarakat suku Sasak Lombok, tapi dari Desa Taliwang, Sumbawa Barat. Tidak ada yang tahu persis kapan nenek moyang mereka datang ke kampung itu dan menetap hingga saat ini. Masyarakatnya hampir 50 persen berbisnis kuliner Ayam Taliwang dengan membuka restoran, lesehan, rumah makan hingga kaki lima.

Ada juga yang hanya menyuplai Ayam Taliwang, meracik bumbu jadi siap santap untuk dijual kepada pedagang dan seluruh aktivitas usaha Ayam Taliwang dilakukan di kampung ini. Anda yang ingin membawa pulang Ayam Taliwang ini sebagai oleh-oleh bisa dikemas menggunakan besek untuk menjamin rasa dan kenyamanan saat membawanya. Para pecinta kuliner ini yang berasal Jawa, Hongkong, Singapura, Malaysia, China dan lainya, selalu menyempatkan diri untuk membawa Ayam Taliwang ini sebagai oleh-oleh.

Writer : L. Indra Cahya Wiryandi

Blog : http://www.inilomboku.blogspot.com

 

Berita yang berkaitan